5 Perekrutan Paling Mahal AC Milan

AC Milan merupakan salah satu team raksasa dan fansnya lumayan banyak di mancanegara. Hal tersebut tidaklah lepas dari banyak sekali piala yang sudah diraih oleh Diavolo didalam sepanjang historis mereka.

Rossoneri pun kerap menarik sejumlah pemain terbesar didalam sepak bola diawali dari Carlo Ancelotti, Kaka sampai David Beckham. Banyak pesepakbola besar pemain yang sempat memakai jersey AC Milan

Milan menghadapi kemerosotan semenjak menjuarai Scudetto nya terakhir di tahun 2011. Tetapi mereka telah mulai bergeliat semenjak pebisnis Tiongkok Yonghong Li mengambil alih klub di musim panas 2017.

Meskipun datang dari Italia, di mana klub tidak mau mengalirkan dana besar merekrut bintang, klub yang markasnya ada di San Siro itu sempat dikutip dari sumbernya melakukan pembelian tidak murah. Dibawah ini 5 perekrutan paling mahal AC Milan.

1. Rui Costa

Rui Costa sebagai pembelian paling mahal AC Milan ketika ia tandang dari Fiorentina di awal musim 2001. Fatih Terim memboyong sang bintang ke Rossoneri dengan dana 44 jt euro. Bintang Portugal tersebut tidaklah mengecewakan sebab menolong Milan memenangi Liga Champions di 2002/03.

Costa pun menjuarai gelar Serie A, Coppa Italia, Piala Super Italia dan Piala Super Eropa bersama raksasa Italia itu, sebelum baca lagi selengkapnya Kaka menggantikan jabatannya di tim dan bintang Brazil tersebut sebagai bomber cemerlang internasional di pimpin Carlo Ancelotti.

2. Leonardo Bonucci

Leonardo Bonucci menggunakan cara kontroversial dengan pindah ke AC Milan dari Juventus pada awal musim 2017/18 setelah berseteru dengan Massimiliano Allegri dan langsung dijadikan kapten klub oleh Vincenzo Montella.

Bonucci tiba di Milan dengan label sebagai defender terbaik dunia sehingga ini menjjadi transfer yang mengejutkan karena Bianconeri mengizinkan sang pemain bergabung dengan klub rival

Pemain internasional Italia itu didatangkan dengan biaya yang dilaporkan sebesar 42 juta euro dan memulai karirnya di San Siro dengan penampilan yang kurang meyakinkan.

Namun, pemain berusia 30 tahun itu berhasil membalikkan keadaan setelah Gennaro Gatusso mengambil alih kepemimpinan dari Montella. Kapten Milan itu sudah membentuk duet yang tangguh dengan Alessio Romagnoli dan keduanya membuat Gianluigi Donnarumma sangat tenang dari jantung pertahanan.

3. Andre Silva

Andre Silva tiba di San Siro dengan harapan tinggi dari raksasa Portugal Porto. Milan mengeluarkan 38 juta pounds untuk pemain berusia 22 tahun yang memiliki musim mengesankan di Porto dengan mencetak 16 gol dalam 32 penampilan.

Pemain Portugal itu disebut sebagai penerus Cristiano Ronaldo dan bintang Real Madrid itu juga melayangkan pujian kepada pemain muda tersebut kabar selengkapnya. Namun, Silva belum mampu bersinar di San Siro setelah ia gagal mencetak gol untuk Rossoneri di Serie A.

Silva sering dikaitkan dengan kepindahannya dari Milan namun klub tersebut menolak semua pendekatan kepada bintang muda Portugal tersebut.

4. Filippo Inzaghi

Filippo Inzaghi bergabung dengan Diavolo dari Juventus pada tahun 2001 dengan biaya yang dilaporkan sebesar 37 juta euro. Mantan pemain internasional Italia itu memiliki start yang lambat di Milan karena musim pertamanya diganggu cedera sehingga hanya membuat 20 penampilan.

Namun, situasi berbalik di musim kunjungi website ini keduanya setelah ia membentuk duet yang mematikan dengan Andriy Shevchenko.

Inzaghi berhasil mengatasi masalah lututnya dan mengakhiri musim dengan 12 gol dalam 22 penampilan selama musim 2004/05.

Pippo mengakhiri karirnya di San Siro pada tahun 2012 pada usia 39 dengan membuat 300 penampilan untuk klub dan mencetak 126 gol untuk Rossoneri. Dia memenangkan delapan gelar utama bersama klub tersebut.

Inzaghi kembali ke Milan sebagai pelatih pada tahun 2014 namun hanya bertahan setahun setelah klub tersebut berada di urutan kesepuluh di bawah bimbingannya.

5. Alessandro Nesta

Nesta direkrut AC Milan pada tahun 2002 dengan biaya 31 juta euro dari Lazio saat tim ibukota itu mengalami krisis keuangan dan harus menjual beberapa pemain terbaik mereka. Nesta menjadi bagian penting dari Milan di bawah Carlo Ancelotti.

Dia membentuk baris tautan sumber tulisan pertahanan yang tangguh bagi Rossoneri bersama Paolo Maldini, Cafu, Jaap Stam, Alessandro Costacurta selama berada di San Siro.

Pemain internasional Italia itu bermain di San Siro selama satu dekade, membuat 326 penampilan untuk klub but dan memenangkan total 10 trofi selama masa tugasnya di Milan termasuk dua gelar Liga Champions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *